I.
Latar
Belakang
Di era modern ini, banyak sekali
jenis usaha yang bermunculan termasuk di dalamnya usaha waralaba dan mini
market. Usaha waralaba di era modern ini merupakan salah satu pesaing yang
besar untuk usaha – usaha supermarket terutama di kota-kota besar. Mengapa bisa
menjadi pesaing yang besar, hal ini dikarenakan usaha waralaba memiliki sasaran
pasar yang lebih luas bahkan usaha waralaba kini sudah menjangkau daerah
pedesaan yang notabennya pangsa pasarnya tidak dapat tersentuh oleh usaha
supermarket.
Indomaret
merupakan salah satu usaha waralaba yang tenar di masyarakat. Indomaret banyak
hadir tidak hanya didalam kota saja, namun kini juga sudah sampai di pedesaan.
Target pasar yang dijangkau Indomaret juga lebih banyak daripada usaha
supermarket. Dari sisi ekonomi, harga yang ditawarkan Indomaret juga lebih
murah dibandingkan harga yang ditawarkan usaha supermarket dengan produk yang
sama.
Di
Yogyakarta, sudah banyak Indomaret dan usaha waralaba lain yang buka 24 jam dan
menyediakan tempat-tempat nongkrong yang biasanya dijadikan sebagai tempat
berkumpul sebuah komunitas atau tempat berkumpul kaum muda. Salah satu usaha
waralaba yang menyediakan tempat nongkrong atau berkumpul yakni Indomaret Point yang berada di Jalan
Colombo, Yogyakarta (Depan Universitas Negeri Yogyakarta). Indomaret point
biasanya dijadikan sebagai base camp atau tempat berkumpul mahasiswa baik untuk
mengerjakan tugas atau hanya sekedar untuk berkumpul bersama.
Melalui
penelitian ini, saya ingin melihat fenomena trend hadirnya usaha waralaba
Indomaret di lingkungan kampus di Yogyakarta mempengaruhi minat konsumsi
mahasiswa yang ada di sekitar Indomaret Point. Saya juga ingin mengetahui
apakah dengan hadirnya usaha waralaba seperti Indomaret dapat meningkatkan
sikap konsumtif mahasiswa atau tidak.
II.
Tujuan
Penelitian
Umum
: Penelitian
adalah tugas pengganti untuk Ujian Tengah Semester matakuliah Riset Pasar.
Khusus:
Untuk mengetahui pengaruh kehadiran usaha waralaba Indomaret dengan minat
konsumsi mahasiswa yang berdomisili di
sekitar Indomaret Point.
III.
Metode
Pengambilan Sample, Populasi dan Sample
Sampel Random Sampling
Untuk
menghilangkan kemungkinan bias, kita perlu mengambil sampel random sederhana
atau sampel acak. Pengambilan sampel dari semua anggota populasi dilakukan
secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam anggota populasi. Hal ini
dapat dilakukan apabila anggota populasi dianggap homogen.
Populasi
Populasi
yang saya ambil dalam penelitian saya yakni mahasiswa yang berdomisili di
sekitar Indomaret yang tersebar di seluruh Yogyakarta.
Sample
Sample
yang saya ambil dalam penelitian saya yakni mahasiswa yang berdomisili di
sekitar Indomaret Point Jl. Colombo No. 26.
IV.
Deskripsi
Wilayah
Indomaret
Point berada di Jalan Colombo No. 26 Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok,
Kabupaten Sleman, Provinsi D. I . Yogyakarta. Indomaret berada di tempat yang
strategis yakni berada diantara di depan Universitas Negeri Yogyakarta.
Indomaret Point juga sangat dekat dengan universitas lain antara lain :
Universitas Gadjah Mada dan Universitas Sanata Dharma. Karena letaknya yang
dekat dengan kampus, Indomaret Point lebih sering dikunjungi oleh mahasiswa dan
sering dijadikan Check Point para
mahasiswa untuk melakukan aktivitas seperti berkumpul bersama, kerja kelompok
maupun kegiatan lainnya.
V.
Metode
Pengambilan Data
Kuesioner
Kuesioner
adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi
dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang
diketahui”. Suharsimi Arikunto (1999:140 )
Kuesioner dipakai untuk menyebutkan
metode maupun instrumen. Jadi dalam menggunakan metode angket atau kuesioner
instrumen yang dipakai adalah angket atau kuesioner.
Kelebihan kuesioner sebagai berikut:
1.
Tidak memerlukan hadirnya peneliti.
2.
Dapat dibagikan secara serentak kepada responden.
3.
Dapat dijawab oleh responden menurut kecepatannya
masing-masing menurut waktu senggang responden.
4.
Dapat dibuat anonim sehingga responden bebas, jujur dan
tidak malu-malu menjawab.
5.
Dapat dibuat berstandar sehingga semua responden dapat
diberi pertanyaan yang benar-benar sama.
Kelemahan kuesioner adalah sebagai
berikut:
1.
Responden sering tidak teliti dalam menjawab sehingga ada
pertanyaan yang terlewati tidak terjawab, padahal sukar diulangi diberikan
kembali padanya.
2.
Seringkali sukar dicari validitasnya.
3.
Walaupun dibuat anonim, kadang-kadang responden sengaja
memberikan jawaban yang tidak betul atau tidak jujur.
4.
Angket yang dikirim lewat pos pengembaliannya sangat rendah,
hanya sekitar 20%. Seringkali tidak dikembalikan tertutama jika dikirim lewat
pos menurut penelitian.
5.
Waktu pengembaliannya tidak sama-sama, bahkan kadang-kadang
ada yang terlalu lama sehingga terlambat.
VI.
Metode Analisis Data
-
Data,
Statistik, dan Penelitian
-
Menggunakan
Program SPSS
Pembahasan
1.
Analisis
Jenis kelamin dengan intensitas belanja
di Indomaret dalam sehari
Dari
grafik diatas, dapat kita lihat bahwa responden baik responden laki-laki maupun
perempuan setiap harinya berbelanja ke Indomaret kurang dari 2 kali sehari. Dan
kurang dari setengahnya berbelanja di Indomaret 2 – 5 kali sehari.
2.
Analisis Jenis
kelamin dengan Intensitas belanja di Indomaret
Dari
grafik diatas terlihat bahwa responden laki-laki memiliki grafik yang rata
antara yang sering berbelanja di
Indomaret dengan yang jarang
berbelanja di Indomaret. Perbedaan lebih terlihat pada responden perempuan.
Responden perempuan lebih banyak yang sering berbelanja di Indomaret, ¾ nya
jarang berbelanja di Indomaret, dan sedikit sekali yang tidak pernah berbelanja
di Indomaret.
3.
Analisis Tingkat
pengeluaran per bulan dengan intensitas belanja di Indomaret
Dari
grafik diatas menunjukkan bahwa mahasiswa dengan pengeluaran 1 – 2,5 juta per
bulan lebih sering berbelanja di Indomaret, sedangkan mahasiswa dengan
pengeluaran < 1 juta per bulan cenderung jarang berbelanja di Indomaret. Hal
yang berbeda ditunjukkan oleh mahasiswa dengan pengeluaran 2,5 – 5 juta dan
> 5 juta per bulan. Grafik diatas menunjukkan bahwa mahasiswa dengan
penghasilan 2,5 – 5 juta dan > 5 juta per bulan memiliki prosentase yang
kecil untuk berbelanja di Indomaret.
4. Analisis
Pengeluaran per bulan dengan Persepsi terhadap hadirnya Indomaret
Grafik diatas
menunjukkan bahwa hadirnya Indomaret di sekitar domisili mahasiwa penting terutama untuk mahasiswa dengan
pengeluaran 1 – 2,5 juta per bulan. Ini ditunjukkan dengan grafik yang tinggi
pada pendapat “YA”. Senada dengan mahasiswa dengan pengeluaran 1 – 2,5 juta per
bulan, mahasiswa yang pengeluarannya > 2,5 juta per bulan dan < 1 juta
per bulan menganggap kehadiran Indomaret di dekat tempat domisili mereka
penting.
5.
Analisis
Jenis Kelamin dengan Persepsi terhadap hadirnya Indomaret
Sama dengan grafik
sebelumnya, grafik diatas juga menunjukkan bahwa mahasiswa laki-laki maupun
perempuan juga menganggap penting
kehadiran Indomaret di dekat tempat domisili mereka. Dalam grafik tersebut yang
lebih banyak mendukung atau menganggap
hadirnya Indomaret di dekat tempat domisili mereka yakni mahasiswa
perempuan.
Kesimpulan Penelitian
Trend hadirnya usaha waralaba
Indomaret di sekitar kampus di Yogyakarta, ternyata dapat dibuktikan bahwa
mempengaruhi minat konsumsi mahasiswa terutama dengan pengeluaran rata-rata 1 –
2,5 juta per bulan. Hal ini terbukti dengan lebih seringnya mahasiswa dengan
penghasilan tersebut berbelanja di Indomaret dibandingkan dengan tingkat
penghasilan lainnya.
Hal lainnya yang menunjukkan bahwa trend hadirnya
usaha waralaba Indomaret di sekitar kampus mempengaruhi minat konsumsi mahasiswa adalah dengan menganggap kehadiran
Indomaret di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka sangat penting terutama
untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari tertutama untuk barang yang dikonsumsi
secara pribadi.
Dengan ini saya menyimpulkan bahwa
minat konsumsi mahasiswa terutama akan barang yang dikonsumsi pribadi sangat
dipengaruhi oleh hadirnya usaha waralaba Indomaret di sekitar tempat domisili
mahasiswa yang sudah menjadi trend tersendiri dalam dunia bisnis di Pulau Jawa
khususnya Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Oleh : Priyan Kristi Winarno (121004597)
7:47 AM
Unknown







0 comments:
Post a Comment