Welcome to our website

The company was founded in February 2014 by Kristi Winarno Priyan. The company has several members who became CEO, namely: Priyan Kristi Winarno, Seta Brakumara, Kartiko Puji Utomo, Rev. Kusdarto Prabowo, and Legian. The company is led by Kristi Winarno Priyan. The company is engaged in providing market research information for companies about the business opportunities that have not been ogled and has a great advantage. In addition to providing information on the business opportunities for the company, we also provide information on employment is very useful for the company.

Monday, April 7, 2014

Minat Penguna smartphone mahasiswa fisip uajy




Minat Penguna Smartphone Mahasiswa Fisip Uajy

Saat ini perkembangan terknologi dan informasi semakin mengalami kemajuan,dengan adanya handphone kegiatan antara individu satu dengan individu lain dapat dipermudah dengan adanya handphone. Oleh karena itu handphone pun berkembang dengan cepat dari waktu ke waktu,dan pada akhirnya handphone pun berubah menjadi smartphone. Kebutuhan dan keinginan konsumen semakin banyak,konsumen mengingkan agar semua fitur dan fungsi serba canggih ada dalam satu smartphone seperti adanya aplikasi facebook dan blackberry mesagger, munculnya suatu produk smartphone dikarenakan oleh adanya permintaan konsumen. Perkembangan pada teknologi komunikasi khususnya pada produk smartphone, maka menimbulkan adanya persaingan antara perusahaan-perusahaan smartphone, Salah satu kalangan yang banyak menggunakan smartphone adalah mahasiswa dan tentunya penggunaan smartphone pada mahasiswa tidak difungsikan sebagai alat untuk memudahkan bisnis. Mahasiswa menggunakan Blackberry sebagai ponsel untuk jejaring social. dari latar belakang  diatas maka yang ingin dilihat oleh seorang peneliti yaitu minat penguna smartphone mahsiswa fisip uajy.

  • ·         Tujuan penelitian

Peneliti melakukan penelitian ini untuk mengtahui mahasiswa fisip uajy yang mengunakan alat komunikasi smartphone yang berasal hanya dari daerah Jogjakarta saja atau berasal dari luar daerah istemewa Jogjakarta, penelitian ini dilakukan untuk memperoleh informasi mahasiswa yang mengunakan smartphone di fisip uajy.
·         Grafik data hasil penelitian.





  • Kesimpulan

Smartphone merupakan alat komunikasi yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia,salah satu kalangan yang banyak mengunakan smartphone adalah kalangan mahasiswa,dari grafik diatas dapat dilihat bahwa mahasiswa yang banyak mengunakan smartphone, dengan kategori jenis kelamin laki-laki ada 26 responden dan wanita hanya empat responden. Dari grafik diatas dapat dilihat bahwa penguna smartphone lebih cenderung pada laki-laki dari pada wanita,dan data diatas menujukan lebih besar pengunaa smarthphone berasal dari luar jawa,dari 30 responden yaitu dari luar jawa 16 responden,luar daerah istimewa yogyakarta 10 responden dan dari daerah istimewa yogyakarta empat responden. Dari data grafik tersebut diatas dapat dilihat bahwa lebih banyak mahasiswa fisip uajy yang berasal dari luar jawa yang mengunakan smartphone di fisip uajy,dari hasil penelitian dapat memberikan informasi pada perusahaan-perusahaan yang bergerak dibidang telekomunikasi. Maka perusahaan perlu memilih dan menetapkan sasaran yang akan dituju oleh perusahaan untuk melihat peluang pasar dengan demikian perusahaan dapat memasarkan produk tersebut pada target pasar telah ditentukan.



Nama : Pebry Agusthen
NIM : 081003446

Trend Hadirnya Usaha Waralaba Indomaret di Lingkungan Kampus di sekitar Yogyakarta terhadap Minat Konsumsi Mahasiswa di sekitar Indomaret Point

I.                  Latar Belakang
            Di era modern ini, banyak sekali jenis usaha yang bermunculan termasuk di dalamnya usaha waralaba dan mini market. Usaha waralaba di era modern ini merupakan salah satu pesaing yang besar untuk usaha – usaha supermarket terutama di kota-kota besar. Mengapa bisa menjadi pesaing yang besar, hal ini dikarenakan usaha waralaba memiliki sasaran pasar yang lebih luas bahkan usaha waralaba kini sudah menjangkau daerah pedesaan yang notabennya pangsa pasarnya tidak dapat tersentuh oleh usaha supermarket.
Indomaret merupakan salah satu usaha waralaba yang tenar di masyarakat. Indomaret banyak hadir tidak hanya didalam kota saja, namun kini juga sudah sampai di pedesaan. Target pasar yang dijangkau Indomaret juga lebih banyak daripada usaha supermarket. Dari sisi ekonomi, harga yang ditawarkan Indomaret juga lebih murah dibandingkan harga yang ditawarkan usaha supermarket dengan produk yang sama.
Di Yogyakarta, sudah banyak Indomaret dan usaha waralaba lain yang buka 24 jam dan menyediakan tempat-tempat nongkrong yang biasanya dijadikan sebagai tempat berkumpul sebuah komunitas atau tempat berkumpul kaum muda. Salah satu usaha waralaba yang menyediakan tempat nongkrong atau berkumpul yakni Indomaret Point yang berada di Jalan Colombo, Yogyakarta (Depan Universitas Negeri Yogyakarta). Indomaret point biasanya dijadikan sebagai base camp atau tempat berkumpul mahasiswa baik untuk mengerjakan tugas atau hanya sekedar untuk berkumpul bersama.
Melalui penelitian ini, saya ingin melihat fenomena trend hadirnya usaha waralaba Indomaret di lingkungan kampus di Yogyakarta mempengaruhi minat konsumsi mahasiswa yang ada di sekitar Indomaret Point. Saya juga ingin mengetahui apakah dengan hadirnya usaha waralaba seperti Indomaret dapat meningkatkan sikap konsumtif mahasiswa atau tidak.

II.               Tujuan Penelitian
Umum : Penelitian adalah tugas pengganti untuk Ujian Tengah Semester matakuliah Riset Pasar.
Khusus: Untuk mengetahui pengaruh kehadiran usaha waralaba Indomaret dengan minat konsumsi  mahasiswa yang berdomisili di sekitar Indomaret Point.

III.           Metode Pengambilan Sample, Populasi dan Sample
Sampel Random Sampling
Untuk menghilangkan kemungkinan bias, kita perlu mengambil sampel random sederhana atau sampel acak. Pengambilan sampel dari semua anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam anggota populasi. Hal ini dapat dilakukan apabila anggota populasi dianggap homogen.
Populasi
Populasi yang saya ambil dalam penelitian saya yakni mahasiswa yang berdomisili di sekitar Indomaret yang tersebar di seluruh Yogyakarta.
Sample
Sample yang saya ambil dalam penelitian saya yakni mahasiswa yang berdomisili di sekitar Indomaret Point Jl. Colombo No. 26.

IV.           Deskripsi Wilayah
Indomaret Point berada di Jalan Colombo No. 26 Desa Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Provinsi D. I . Yogyakarta. Indomaret berada di tempat yang strategis yakni berada diantara di depan Universitas Negeri Yogyakarta. Indomaret Point juga sangat dekat dengan universitas lain antara lain : Universitas Gadjah Mada dan Universitas Sanata Dharma. Karena letaknya yang dekat dengan kampus, Indomaret Point lebih sering dikunjungi oleh mahasiswa dan sering dijadikan Check Point para mahasiswa untuk melakukan aktivitas seperti berkumpul bersama, kerja kelompok maupun kegiatan lainnya.

V.              Metode Pengambilan Data
Kuesioner
Kuesioner adalah sejumlah pertanyaan tertulis yang digunakan untuk memperoleh informasi dari responden dalam arti laporan tentang pribadinya, atau hal-hal yang diketahui”. Suharsimi Arikunto (1999:140 )
Kuesioner dipakai untuk menyebutkan metode maupun instrumen. Jadi dalam menggunakan metode angket atau kuesioner instrumen yang dipakai adalah angket atau kuesioner.
Kelebihan kuesioner sebagai berikut:
1.      Tidak memerlukan hadirnya peneliti.
2.      Dapat dibagikan secara serentak kepada responden.
3.      Dapat dijawab oleh responden menurut kecepatannya masing-masing menurut waktu senggang responden.
4.      Dapat dibuat anonim sehingga responden bebas, jujur dan tidak malu-malu menjawab.
5.      Dapat dibuat berstandar sehingga semua responden dapat diberi pertanyaan yang benar-benar sama.
Kelemahan kuesioner adalah sebagai berikut:
1.      Responden sering tidak teliti dalam menjawab sehingga ada pertanyaan yang terlewati tidak terjawab, padahal sukar diulangi diberikan kembali padanya.
2.      Seringkali sukar dicari validitasnya.
3.      Walaupun dibuat anonim, kadang-kadang responden sengaja memberikan jawaban yang tidak betul atau tidak jujur.
4.      Angket yang dikirim lewat pos pengembaliannya sangat rendah, hanya sekitar 20%. Seringkali tidak dikembalikan tertutama jika dikirim lewat pos menurut penelitian.
5.      Waktu pengembaliannya tidak sama-sama, bahkan kadang-kadang ada yang terlalu lama sehingga terlambat.
VI.           Metode Analisis Data
-          Data, Statistik, dan Penelitian

-          Menggunakan Program SPSS

Pembahasan
1.     Analisis  Jenis kelamin dengan intensitas belanja di Indomaret  dalam sehari


Dari grafik diatas, dapat kita lihat bahwa responden baik responden laki-laki maupun perempuan setiap harinya berbelanja ke Indomaret kurang dari 2 kali sehari. Dan kurang dari setengahnya berbelanja di Indomaret 2 – 5 kali sehari.

2.     Analisis Jenis kelamin dengan Intensitas belanja di Indomaret
Dari grafik diatas terlihat bahwa responden laki-laki memiliki grafik yang rata antara yang sering berbelanja di Indomaret dengan yang jarang berbelanja di Indomaret. Perbedaan lebih terlihat pada responden perempuan. Responden perempuan lebih banyak yang sering berbelanja di Indomaret, ¾ nya jarang berbelanja di Indomaret, dan sedikit sekali yang tidak pernah berbelanja di Indomaret.

3.     Analisis Tingkat pengeluaran per bulan dengan intensitas belanja di Indomaret

Dari grafik diatas menunjukkan bahwa mahasiswa dengan pengeluaran 1 – 2,5 juta per bulan lebih sering berbelanja di Indomaret, sedangkan mahasiswa dengan pengeluaran < 1 juta per bulan cenderung jarang berbelanja di Indomaret. Hal yang berbeda ditunjukkan oleh mahasiswa dengan pengeluaran 2,5 – 5 juta dan > 5 juta per bulan. Grafik diatas menunjukkan bahwa mahasiswa dengan penghasilan 2,5 – 5 juta dan > 5 juta per bulan memiliki prosentase yang kecil untuk berbelanja di Indomaret.

4. Analisis Pengeluaran per bulan dengan Persepsi terhadap hadirnya Indomaret
Grafik diatas menunjukkan bahwa hadirnya Indomaret di sekitar domisili mahasiwa penting terutama untuk mahasiswa dengan pengeluaran 1 – 2,5 juta per bulan. Ini ditunjukkan dengan grafik yang tinggi pada pendapat “YA”. Senada dengan mahasiswa dengan pengeluaran 1 – 2,5 juta per bulan, mahasiswa yang pengeluarannya > 2,5 juta per bulan dan < 1 juta per bulan menganggap kehadiran Indomaret di dekat tempat domisili mereka penting.

5.     Analisis Jenis Kelamin dengan Persepsi terhadap hadirnya Indomaret

Sama dengan grafik sebelumnya, grafik diatas juga menunjukkan bahwa mahasiswa laki-laki maupun perempuan juga menganggap penting kehadiran Indomaret di dekat tempat domisili mereka. Dalam grafik tersebut yang lebih banyak mendukung atau menganggap  hadirnya Indomaret di dekat tempat domisili mereka yakni mahasiswa perempuan.


Kesimpulan Penelitian

            Trend hadirnya usaha waralaba Indomaret di sekitar kampus di Yogyakarta, ternyata dapat dibuktikan bahwa mempengaruhi minat konsumsi mahasiswa terutama dengan pengeluaran rata-rata 1 – 2,5 juta per bulan. Hal ini terbukti dengan lebih seringnya mahasiswa dengan penghasilan tersebut berbelanja di Indomaret dibandingkan dengan tingkat penghasilan lainnya.
Hal lainnya yang menunjukkan bahwa trend hadirnya usaha waralaba Indomaret di sekitar kampus mempengaruhi minat konsumsi  mahasiswa adalah dengan menganggap kehadiran Indomaret di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka sangat penting terutama untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari tertutama untuk barang yang dikonsumsi secara pribadi.
            Dengan ini saya menyimpulkan bahwa minat konsumsi mahasiswa terutama akan barang yang dikonsumsi pribadi sangat dipengaruhi oleh hadirnya usaha waralaba Indomaret di sekitar tempat domisili mahasiswa yang sudah menjadi trend tersendiri dalam dunia bisnis di Pulau Jawa khususnya Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.


Oleh : Priyan Kristi Winarno (121004597)

Pengaruh Penggunaan Laptop Terhadap Tingkat Prestasi Mahasiswa FISIP UAJY

·         Metode Penelitian        : Penelitian Kuantitatif
·         Populasi                       : Mahasiswa FISIP UAJY     
·         Sampel                        : Mahasiswa Komunikasi dan Sosiologi
·         Metode Sampling        : Random Sampling

Perkembangan teknologi pada saat ini memiliki pengaruh luar biasa bagi gaya hidup setiap orang. Terutama di bidang teknologi informasi baik segi perangkat keras maupun perangkat lunak. Contohnya saja pada masa transisi dari masyarakat yang dulunya mengonsumsi komputer berubah menjadi laptop. Dan hampir semua masyarakat mulai beralih pada laptop. Peralihan itupun disebabkan laptop mudah dibawa kemana-mana, baik itu di kantor, kampus, tempat nongkrong, dll
Dari riset ini, peneliti mencoba mencari jawaban sejauh mana pengaruh penggunaan laptop terhadap tingkat prestasi mahasiswa fisip uajy dengan menganalisis sebuah tabel/diagram:

 tabel/diagram :
 analisis : hampir semua responden menunjukkan prestasi yang baik dengan adanya kepemilikan laptop. terbukti tidak ada responden baik mahasiswa komunikasi maupun sosiologi tidak ada yang mendapat ip di bawah 2,5


















tabel/diagram :
 analisis : hampir semua responden menunjukkan bahwa mahasiswa fisip uajy baik komunikasi maupun sosiologi memiliki laptop dandari hasil riset dapat dilihat bahwa mahasiswa fisip uajy baik komunikasi maupun sosiologi sangat mementingkan laptop dalam kegiatan kesehariannya
analisis : Hampir semua responden menunjukkan bahwa fungsi responden berfungsi untuk mengakses informasi (tugas perkuliahan) dan beranggapan bahwa laptop memiliki peran besar dalam prestasinya















Kesimpulan :
Pengaruh penggunaan laptop terhadap prestasi mahasiswa fisip uajy sangat tinggi sekali, itu dapat dilihat dari kepemilikan laptop, intensitas pemakaian, dan kegunaan laptop. Dengan itu dapat dipastikan pula bahwa perkembangan laptop telah merajarela di kalangan mahasiswa fisip uajy dan tidak dapat terpisahkan dalam menggunakan laptop atau mengakses data/informasi dari laptop.


Oleh: Wahyu

Sunday, April 6, 2014

Tren Makanan Cepat Saji/Fast Food di FISIP UAJY


Makanan merupakan kebutuhan, tidak hanya teknologi yang mengalami perkembangan, makanan pun juga mengalami perkembangan. Di era global, manusia cenderung menginginkan sesuatu yang instan, mudah dibawa kemana-mana, mudah didapatkan. Dari situlah muncul inovasi tentang makanan cepat saji/fast food.  

Kali ini saya akan memaparkan hasil riset. Metode yang digunkan penelitian kuntitatif, dengan menggunakan populasi mahasiswa FISIP UAJY, sampel 15 mahasiswa sosiologi & 15 komunikasi, metode random sapling





Peminat Makanan Cepat Saji / Fast Food



Dari data disamping menunjukan bahwa  tren makanan cepat saji sangat kuat, terlebih dikalangan mahasiswa. Dibuktikan dari seluruh mahasiswa fisip denagan mmengambil sampel yang terdiri dari 15 mahasiswa komuniukasi dan 15 mahasiswa sosiologi. Mahasiswa tersebut cenderung menyukai makanan cepat saji, tidak ada mahasiswa yang tidak menyukai makanan cepat saji.




Konsumsi Makanan Cepat Saji / Fast Food
Data disamping memperkuat data yang sebelumnya, bahwa semua mahasiswa fisip  menyukai  atau pun yang tidak begitu suka makanan cepat saji  pernah mengonsumsi makanan cepata saji / fast food










 


Intensitas Mengonsumsi Makanan Cepat Saji/Fast Food

Dari diagaram disamping menunjukan minat mahasiswa terhadap makanan cepat saji, yang diukur dengan intensitas mengonsumsi makanan cepat saji / minggu. Intensitas mengonsumsi makanan cepat saji kategori(menegah) didominasi prodi komunikasi, kategori intensitas mengonsumsi makanan cepat saji kategori (rendah) didominasi prodi sosiologi, dan kategori (tinggi) berada pada keduannya.







Mahasiswa fisip UAJY  mengomsumsi makanan cepat saji/minggu  dalam kategori (tinggi)  dengan persentase paling tinggi. Dalam hal ini membuktikan bahwa mahasiswa cenderung menggemari/menyukai makanan cepat saji/ fast food











Yang Paling Disukai dari Makanan Cepat Saji / Fast Food


Ada pun yang membuat makanan cepat saji / fast food cenderung digemari oleh responden, dari segi rasa. Responden lebih menyukai cita rasa dari makanan cepat saji / fast food dari pada dari segi penyajiaannya. Dan yang menyukai fast food dari dari segi harga diurutan terendah. Beberapa responden berpendapat dari segi harga, makanan cepat saji/ fast food lebih murah dari pada makanan lainnya.




 



Yang Paling Tidak Disukai daru Makanan Cepat Saji/ Fast Food


Mekipun makanan cepat saji/fast food cenderung banyak peminatnya, tetapi ada segi negatif.  Dilihat dari diagram disamping, responden berpendapat, meskipun lezat, makanan cepat saji dari segi kandungan gizi tergolong buruk.
Dakam diagram sebelumya, beberapa responden berpendapat bahwa dari segi harga, makanan cepat saji tergolong murah, tetapi dari data disamping harga yang membuat responden tidak menyukai makanan cepat saji. Menurut responden harga makanan cepat saji/fast food cukup mahal




Kesimpulan

Makanan cepat saji/fast food  di FISIP UAJY cenderung digemari dan banyak peminatnya, dikarenakan makanan cepat saji/fast food praktis, dari penyajianya, dari rasanya banyak yang menyukai. Harganya cenderung murah, tapi dari segi gizinya cenderung buruk, namun tidak menutup kemungkinan  makanan cepat saji/ fast food akan selalu digemari. Dalam teori sosiologi dijelaskan dalam teori"McDonalisasi" . George Ritzer dalam bukunya The McDonaldization of Society.  Ia menjelaskan bahwa McDonaldisasi terjadi ketika suatu budaya memmiliki ciri-ciri restoran cepat saji. McDonaldisasi adalah rekonseptualisasi rasionalisasi.(wikipedia.com). Dalam teori tersebut menjelaskan makan cepat saji/fast food adalah dari segi pelayanannya , praktis, mudah dibawa, cepat dalam pembuatanya. Maka dari itu bisnis makanan cepat saji menjanjikan, karena manusia cenderung ingin yang instan, praktis(rasionalitas).



Kartiko Puji Utomo( 121004654)


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms